Loading...
Saturday, October 27, 2012

Kejahatan terhadap kemanusiaan di tanah Papua


Dari situasi kekerasan dan penyiksaan serta teror yang dialami warga sipil di tanah Papua yang hendak menyampaikan aspirasi secara damai, tetapi dipukul mundur, dihalangi dan disiksa, di tahan serta di tembak mati sejak Januari sampai Oktober 2012 sekitar 100 lebih kasus se-tanah Papua. 

1. Kekerasan, penyiksaan dan teror serta Penembakan warga sipil di tanah Papua, adalah kekerasan structural dan melembaga sejak lama; untuk pembatasan dan pembunuhan fisik dan karakter orang asli Papua oleh Pemerintah Indonesia. 


2. Kami sebagai Pembela Hak Asasi Manusia, mengutuk keras tindakan kekerasan dan pemnghambatan ruang kebebasan dan demokrasi oleh Pemerintah Indonesia, melalui kaki tangan aparat keamanan; Pemerintah harus bisa mempertanggungjawabkan kejahatan terhadap kemanusiaan sejak tahun 1969 sampai 2012 kepada public, terutama kepada Papua yang korban. 

3. Para aktivis pro demokrasi, Pembela Hak Asasi Manusia dan Jurnalis di tanah Papua tetap kampanye Papua tanah damai dan terus advokasi kasus kekerasan Negara untuk sebuah perubahan bagi masa depan yang lebih adil dan damai. 

4. Mendesak dewan HAM PBB dan organisasi Internasional yang memegang mandate: kebebasan berekspresi, hak-hak masyarakat pribumi, pembela HAM dan penyiksaan untuk segera berkunjung ke tanah Papua. (Matius Murib)

Pembela HAM, Direktur Baptis Voice Papua

Google+ Followers

Followers

More on this category »
 
TOP